Proyek Pelabuhan Larea-rea Puluhan Miliar Diduga Ikut Perparah Kerusakan Jalan Halim Perdana Kusuma


SINJAI, Sulselpos---
Kerusakan Jalan Halim Perdana Kusuma di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, saat ini sudah diperbaiki darurat oleh pihak perusahaan pabrik porang. 

‎Hanya saja, beberapa penguna jalan mengatakan jika kerusakan ini diperparah karena sampai saat ini masih ada aktifitas pengangkutan material berat dari Proyek di Pelabuhan Larea-rea Sinjai. 

‎Aktivitas pengangkutan material proyek pembangunan Pelabuhan Larea-rea diduga ikut memperparah kondisi jalan yang kini dipenuhi lubang.

‎Sejumlah warga menilai lalu lalang kendaraan pengangkut material proyek yang melintas di Jalan Halim Perdana Kusuma menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan badan jalan, terutama saat kondisi aspal sudah mengalami penurunan kualitas akibat genangan air hujan.

‎Kepala Lingkungan Talibunging, Amiruddin mengatakan memang curah hujan yang tinggi menjadi penyebab utama jalan cepat rusak. 

‎"Namun aktivitas kendaraan pengangkut material yang keluar masuk menuju pelabuhan juga cukup padat sehingga kondisi jalan yang sudah rusak menjadi semakin parah," ujarnya.

‎Menurut Amiruddin, pihak perusahaan porang yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan Dinas PUPR Kabupaten Sinjai terkait upaya penanganan jalan.

‎Sebelumnya, perusahaan juga disebut telah merespons keluhan warga dengan membantu penanganan sementara menggunakan material timbunan pada sejumlah titik berlubang sambil menunggu penanganan yang lebih permanen.

‎Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, Haris Ahmad, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah merencanakan penanganan permanen melalui rekonstruksi jalan. 

‎Namun untuk sementara, langkah penanganan darurat tetap dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

‎Warga berharap seluruh pihak yang menggunakan ruas Jalan Halim Perdana Kusuma, termasuk pelaksana proyek yang memanfaatkan akses tersebut, dapat turut berkontribusi dalam menjaga dan memperbaiki kondisi jalan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek Replacement Fasilitas Pelabuhan Larea-rea Sinjai Tahun 2026 yang dikerjakan oleh PT Sulawesi Makmur Pratama memiliki nilai kontrak sekitar Rp82,7 miliar dengan masa pelaksanaan 295 hari kalender.

ADVERTISEMENT