Jurnalis di Sinjai Lapor Polisi Usai Diduga Diintimidasi Usai Liputan BBM Subsidi
Sinjai, Sulselpos---Dugaan tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap seorang jurnalis kembali terjadi.
Salah satu jurnalis Sinjai Muh. Said Mattoreang melaporkan insiden yang dialaminya ke Polres Sinjai setelah diduga dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal usai melakukan peliputan.
Dalam proses pelaporan, Said turut didampingi sejumlah rekan jurnalis dan organisasi pers, di antaranya pengurus Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Ketua AMJI-RI Elang Suganda, serta Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sinjai, Nurzaman Razak.
“Saya sudah melapor di Mapolres soal ini dan berharap ini segera diatensi,” ujar Said kepada awak media.
Kepala Seksi Humas Polres Sinjai, IPTU Agus Susanto, menyatakan bahwa laporan korban telah diterima dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami akan menindaklanjuti laporan ini,” terangnya.
Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, ketika Said tengah melakukan investigasi terkait aktivitas pelansiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di SPBU Alenangka, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Usai menyelesaikan peliputan, Said mengaku dibuntuti oleh sejumlah orang.
Sekitar tiga kilometer dari lokasi SPBU, ia kemudian dihadang oleh kurang lebih delapan orang tak dikenal yang diduga melakukan intimidasi.
Merasa terancam, Said akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada Senin (13/4/2026).
