Kebutuhan Tenaga Sanitasi Meningkat, HAKLI Maros Mulai Bersiap


Maros, Sulselpos - Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Maros mulai menyiapkan langkah menghadapi kebutuhan tenaga sanitasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kesiapan itu disampaikan dalam kegiatan organisasi yang berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Mandai. Senin, 30/03/2026.

Ketua Panitia, Anwar Amir, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Organisasi Menuju Kesehatan Lingkungan yang Lebih Baik”. Tema ini, kata dia, menjadi pijakan bagi HAKLI Maros untuk beradaptasi terhadap perubahan regulasi di sektor kesehatan lingkungan.

Ketua HAKLI Provinsi Sulawesi Selatan, Syamsuddin, menyebut kebutuhan tenaga sanitasi akan meningkat seiring pelaksanaan program MBG. Ia mengatakan satuan SPPG dalam program itu akan merekrut tenaga sanitarian sebagai pengawas mutu makanan di dapur MBG bersama tenaga ahli gizi.

“Secara nasional dibutuhkan sekitar 6.000 tenaga sanitasi, sementara yang tersedia baru sekitar 4.000 orang,” kata Syamsuddin.

Ia menambahkan, HAKLI Sulawesi Selatan telah menyiapkan sekitar 160 tenaga sanitasi untuk tahap awal. Tenaga tersebut akan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Menurut Syamsuddin, HAKLI Maros diharapkan dapat berperan sebagai penghubung dalam mengakomodasi tenaga sanitasi untuk mengisi kebutuhan tersebut.

Ketua HAKLI Kabupaten Maros terpilih, Budiyanto, mengatakan organisasinya akan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros. Ia menyebut pihaknya akan menyiapkan tenaga sanitasi lingkungan guna mendukung pelaksanaan program MBG di daerah.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Hasmawati, berharap pengurus HAKLI yang baru dilantik dapat segera bekerja. “Kami berharap pengurus baru bisa bergerak cepat, bersinergi, dan berkolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Maros,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita itu dihadiri unsur Dinas Kesehatan serta tenaga kesehatan lingkungan di Kabupaten Maros.

ADVERTISEMENT