Gemati Nusantara Implementasikan Program Makan dan Susu Gratis Anak Sekolah


SURABAYA, Sulselpos.id - Gemati Nusantara berikan paket susu dan roti kepada para siswa. Ratusan paket tersebut dibagikan sebagai sarana perbaikan gizi terhadap masyarakat, khususnya siswa di Surabaya, Kamis (14/12/2023).

Gemati Nusantara ini merupakan salah satu kelompok pemuda, yang mendukung gerakan Capres Prabowo dan Gibran, bersamaan dengan program asta cita makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah.

Program bagi - bagi susu ini menjadi gerakan yang akan dilangsungkan oleh Gemati Nusantara menyongsong sosialisasi program kepada masyarakat secara luas. 

Salah satu siswa, Dewa mengucapkan terimakasih kepada Gemati Nusantara atas pemberian paket susu dan roti.

"Saya ucapkan banyak terimakasih, atas pemberian paket susu dan rotinya. Kawan - kawan yang lain pun merasa senang," ujarnya.

Koordinator Gemati Nusantara Ahmad Yusuf mengatakan bahwa Gemati Nusantara merupakan kelompok yang terdiri dari berbagai unsur pemuda, dan latar belakang yang berbeda. 

"Kami merupakan kumpulan pemuda yang tergabung dari beberapa unsur kedaerahan. Ada yang dari Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, bahkan dalam waktu dekat kawan - kawan dari NTT dan Papua juga turut serta bergabung," ungkap Yusuf.

Pemerataan anggota ini juga dimaksudkan sebagai sarana mengumpulkan para putra daerah untuk mensosialisasikan program Asta Cita.

"Pembagian paket susu dan roti kepada siswa yang baru saja kami lakukan juga merupakan bentuk implementasi program Pak Prabowo dan Mas Gibran. Ini menjadi bukti nyata bahwa program tersebut akan berjalan secara kontinu," ujar Yusuf.

Rencananya gerakan serupa juga akan dimunculkan di tiap daerah sesuai dengan kondisi dan geografi daerah tersebut. Adaptasi program Gemati Nusantara juga akan menyesuaikan lapangan, karena itu menjadi kebutuhan masyarakan setempat.

"Tidak hanya di Surabaya, gerakan ini hanya pemantik sebagai awal Gemati Nusantara muncul di permukaan. Selanjutnya kami akan turun di beberapa daerah di Indonesia," terang Yusuf.

Wiwi

0 Komentar