Diduga MAN 2 Model Makassar Terima Puluhan Siswa Jalur Tidak Jelas, DPP OPM Desak Kepala Madrasah Dipecat -->

Diduga MAN 2 Model Makassar Terima Puluhan Siswa Jalur Tidak Jelas, DPP OPM Desak Kepala Madrasah Dipecat

Jumat, 15 Juli 2022, 00:57

MAKASSAR, Sulselpos.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menyoroti dugaan kebobrokan di MAN 2 Model Makassar.

Ilham selaku Ketua DPP OPM mempertanyakan tambahan 77 siswa yang diduga kuat ada permainan.


"Kembali tercoreng dunia pendidikan di Sulawesi-Selatan hal ini terjadi di tubuh MAN 2 Model Makassar, sudah seharusnya Kepala Madrasah dicopot dengam adanya temuan dari LSM terkait adanya tambaham siswa yang lolos entah dari regulasi mana," ujar Ilham selaku Ketua DPP OPM.


Dirinya juga menganggap hal ini tidak bisa dibiarkan, Kepala Madrasah harus bertanggung jawab.


"Kepala Madrasah jangan tinggal diam, dia harus bertanggung jawab dengan adanya puluhan tambahan, jikat tidak bertanggung jawab maka dari itu tidak pantas jadi pemangku jabatan sebagai Kepala Madrasah, Kementrian Agama harus segera periksa dan copot Kepala adrasah di MAN 2 Makassar," lugasnya.


Ilham juga mengaku akan kerahkan massa aksi jika kasus ini tidam tertindaklanjuti karena menurut hasil investigasi di lapangan memang kuat dugaan adanya puluhan siswa yang entah dari mana asalnya.


"Dalam waktu dekat kami akan aksi besar-besaran jika kasus ini tidak diusut tuntas," jelasnya .


Sebelumnya disalah satu portal medis Surat Kabar.com, LSM PERAK Indonesia berdasarkan hasil investigasi dan pemantauannya di lapangan LSM PERAK menduga adanya kongkalikong permainan orang dalam dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel beserta jajarannya.


“Kami sudah lakukan investigasi mendalam di MAN 2 Model, Alhasil Kepala Madrasah (Kamad) menyebut 423 lolos jalur resmi, namun 480 jumlah siswa yang sudah diterima pada tahun ini jadi sisanya 77 orang darimana?,” ungkap Burhan Salewangang, SH selaku Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Indonesia saat memberikan keterangan kepada awak media.


Pardi

TerPopuler