Bekerjasama dengan AJI, Prodi KPI Fukis IAIM Sinjai Gelar Workshop Literasi Digital -->

Bekerjasama dengan AJI, Prodi KPI Fukis IAIM Sinjai Gelar Workshop Literasi Digital

Selasa, 12 April 2022, 19:15
SINJAI, Sulselpos.id - Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (FUKIS) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar kegiatan Workshop.

Kegiatan Workshop Literasi Digital untuk Akademisi ini dilakukan secara virtual via zoom meeting dan hadir sebagai peserta Dosen Prodi KPI IAIM juga turut hadir Dekan FUKIS, Suriati ditemani Ketua Prodi KPI, Faridah, Selasa (12/04/22).

Dari informasi yang diterima Workshop Literasi Digital ini bakal berlangsung hingga Rabu, (13/04) besok dengan dipandu langsung dua trainer dari Google News Initiative Tandem bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kedua trainer itu adalah Lilik Dwi Mardjianto Dosen Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Trainer Digital Fact-Checking, Google News Initiative Training Network dan saat ini menempuh S3 di University of Canberra, Australia dan Badiana akademisi IAIM Sinjai.

“Google News Initiative, dan Aji tandem bekerjasama dengan menggelar Workshop ini hasil tindaklanjut, sebagai follow up hasil dari training beberapa waktu lalu. Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi akademisi dalam literasi digital, karena dosen yang nantinya akan menyampaikan selanjutnya kepada mahasiswa,” kata Badiana.

Sementara itu, Dekan FUKIS IAIM, Suriati menyampaikan jika adanya kegiatan ini menjadi momentum kepada dosen Prodi KPI IAIM untuk meningkatkan kompetensi keilmuan. Hal senada juga diutarakan Ketua Prodi KPI, Faridah. 

“Terimakasih kami sampaikan kepada Trainer yang terlibat dalam kegiatan ini, kemudian kepada Google News Initiative dan Aliansi Jurnalis Independen atas terlibatnya Prodi KPI FUKIS dalam kegiatan ini,” katanya.

Dari keterangan yang diterima, hari pertama berlangsung dengan tiga materi utama, yakni Informasi Digital, Gangguan Informasi dan Jurnalisme, Literasi Media dan Literasi di Era Digitial yang dijelaskan langsung Lilik Dwi Mardjianto.

Dosen Jurnalistik, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini menjelaskan jika Jurnalisme digital atau jurnalisme online adalah genre jurnalisme yang eksis di era digital berkat dukungan teknologi komunikasi dan informasi khususnya jaringan internet sebagai ruang distribusi utamanya.

“Genre ini dipandang sebagai perpanjangan dari praktik jurnalisme konvensional dengan tanggung jawab dan beban kerja yang lebih condong pada upaya untuk memperbarui informasi secara daring terus-menerus,” jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa praktek jurnalisme digital/online juga menuntut adanya pelibatan keahlian dan keterampilan baru untuk menghasilkan bermacam-macam produk jurnalistik untuk beragam platform media dengan segmentasi khalayak yang lebih heterogeny.

Haeril

TerPopuler