Federasi Aktivis Mahasiswa Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Bank SulSelBar, Berikut Tuntutannya !


MAKASSAR, Sulselpos.id - Federasi Aktivis Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Bank Sulselbar di Jl. Ratulangi Makassar, Kamis (27/2/22).

Aksi yang terdiri dari Lembaga Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) dan Gerakan Aktivis Muda Indonesia (GAMASI) mendesak  Direktur utama Bank Sulselbar dicopot.

Sadam Husein selaku Jendral Lapangan mengatakan PT Bank SulSelBar sebagai BUMD memiliki fungsi sebagai agen pembangunan daerah, dengan fungsi tersebut Bank Sulselbar diharapkan memberikan kontribusi lebih besar terhadap masyarakat khususnya di wiklayah Sulsel dan Sulbar.

"Terkait dengan adanya dugaan pengelolan penyaluran kredit yang bermasalah di Bank SulSelBar dan hasil temuan BPK tahun 2021 dilansir dari medium Indonesia. Penetapan gaji direksi dan Dewan Komisaris diduga tidak sesuai tata kelola yang baikserta gajih dan upah Dewan Komisaris dibayar lebih besar dari ketetapan minimal Rp.832.317.688,34," tuturnya.

Dirinya juga memaparkan, Berdasarkan peraturan UU PT dan peraturan Pemerintah PT dan PP 47/2012 menyatakan bahwa besaran dana CSR  adalah tidak spesifik, sesuai kebijakan perusahaan meski demikian biaya CSR wajib tetap dikeluarkan dipeerhitungkan dan dianggarkan oleh perusahaan sesuai dengan keputusan dan kewajaran. Hal ini tercantum dalam UU 40/2007 pasal 74 ayat 2.

Sementara itu,  Rifki selaku Koordinator Lapangan menegaskan segera pihak berwajib memeriksa pegawai Bank Sulselbar dengan adanya dugaan temua tersebut.

"Segera pihak berwajib itu kemudian turun tangan, jangan ada pembiaran dugaan temuan yang diduga merugikan negara," katanya.

Diketahui tuntutan dari Federasi Aktivis Mahasiswa, yaitu :
1.Copot Direktur dan Komisaris Bank Sulselbar
2.Mendesak aparat penegak hukum mengaudit dana CSR dan gaji Komisaris Bank Sulselbar.

Aksi ini dikawal  ketat pihak kepolisian Polrestabes Makassar.

Red

0 Komentar