Korps HMI Wati (Kohati) Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya Bersama Lintas Pelosok Ilmu (LPI), Berkolaborasi Peduli Sekolah Pelosok Desa -->

Korps HMI Wati (Kohati) Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya Bersama Lintas Pelosok Ilmu (LPI), Berkolaborasi Peduli Sekolah Pelosok Desa

Senin, 05 April 2021, 20:41

 


Maros, Sulselpos.id--- Korps HMI Wati (Kohati) Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya bersama Lintas Pelosok Ilmu (LPI) berkolaborasi melaksanakan bakti sosial yang dirangkaikan dengan beberapa kegiatan di Dusun Baru, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.


Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak tanggal 1 April 2021 hingga 4 April 2021 ini mengangkat tema "Melukis Kebersamaan dalam Membangun Jiwa Kepedulian Terhadap Pendidikan Pelosok". Dan kegiatan ini dipusatkan di Sekolah Binaan Lintas Pelosok Ilmu, SD Al-Ikhlas Tompobulu, Kabupaten Maros.


Beberapa kegiatan dilaksanakan dalam bakti sosial ini, diantaranya mengajar di SD Al-Ikhlas Tompobulu, Mendekorasi sekolah, nonton dan bedah film serta memberikan tumbler (botol air minum) kepada peserta didik.



Ketua Panitia, Syahruni menyebutkan bahwa agenda yang telah disusun telah berjalan sebagaimana mestinya.


"Beberapa agenda yang kami targetkan satu persatu terealisasi mulai dari mengajar adik-adik di sekolah binaan, mendekor sekolah, nonton bareng dan bedah film hingga berbagi Tumbler dengan adik-adik di sekolah," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Kohati Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa, Fajriani Akbar mengapresiasi kegiatan ini,


"Saya berterima kasih banyak kepada teman-teman Kohati yang sampai hari ini masih setia memberikan sumbangsi pikiran dan tenaga hingga baksos dan kegiatan-kegiatan lain yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.


Lanjut Rani, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih memfokuskan pada kegiatan belajar mengajar kepada anak-anak yang belum tersentuh pendidikan yang layak. Dan ia berharap agar anak-anak yang berada di pelosok-pelosok desa dapat menikmati pendidikan yang layak.


"Mengutip adagium Ali Syari'ati, bahwa jika kau bisa merasakan derita berarti kau hidup, tapi jika kau bisa merasakan derita orang lain berarti kau manusia. Itulah yang menjadi landasan kami mencetuskan kegiatan ini, tidak hanya sekedar menggugurkan program kerja tetapi juga agar bisa memberikan manfaat bagi orang banyak, apalagi bagi mereka yang sangat membutuhkan," jelasnya.


Sedangkan, Ketua Umum LPI, Teguh Hakim berharap agar kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dalam berlembaga.


Dia juga menyampaikan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana informasi untuk menyebarluaskan bahwa masih ada sekolah yang tertinggal di Sulawesi Selatan.


Anthy

TerPopuler