PB IKAMI Sulsel Sukses Gelar IKAMI Talk Lewat Webinar Nasional -->

PB IKAMI Sulsel Sukses Gelar IKAMI Talk Lewat Webinar Nasional

Kamis, 16 Desember 2021, 23:21

MAKASSAR, Sulselpos.id - Pengurus Besar IKAMI Sulawesi Selatan melalui program IKAMI Talk sukses menggelar kegiatan Webinar Nasional melalui Via Zoom Meeting, Kamis (16/12/21).

Mengusung tema “Sektor Potensial Ekonomi Digital”, hadirkan pemateri diantaranya, Rezza Artha (Ketua Umum Bank Infaq) dan Mega Oktaviany (Dosen Prodi Ekonomi Syariah Universitas Gunadarma) dipandu Moderator Khalifah Wini Mujaddidah Akbar (Mahasiswa Pasca Sarjana Unhas).

Ketua Umum PB IKAMI Sulsel, Rahmat Al Kafi dalam sambutannya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semuanya.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua dan saya berharap teman-teman selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan sepeti ini,” ucapnya.

Pemateri pertama, Mega Oktaviany menyampaikan terkait dengan potensi ekonomi digital Indonesia.

“Indonesia memiliki potensi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara hingga 2025. E-Commerce masih menjadi pasar terbesar ekonomi digital,” paparnya.

Lebih lanjut, Dirinya menyampaikan data APJII tahun 2019 bahwa pengguna internet di Indonesia didominasi oleh kaum muda yang berumur antara 18-25 Tahun, selanjutnya umur antara 26-40 Tahun.

“Artinya dapat dikategorikan bahwa generasi digital Native lah yang memenuhi hampir setengah dari seluruh jumlah pengguna internet sebesar 64,8% yaitu 171,17 jiwa dari total populasi penduduk indonesia 264,16 juta orang,” jelasnya.

Sementara itu, Rezza Artha dalam materinya menyampaikan peran Bank Infaq dalam perekonomian Digital yang semakin maju.

“Lebih dari 55% GDP digital ASEAN disumbang oleh indonesia serta saat ini ekonomi Digital baru menyumbang 4% dari GDP Nasional Indonesia tahun 2020,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Bank Infaq adalah solusi yaitu sebuah metode pengelolaan dan infaq secara profesional yang digalang dari berbagai sumber.

“Untuk kemudian disalurkan dalam bentuk pinjaman 0% kepda para anggota ditambah dengan program pemberdayaan,” terangnya.

Diketahui kegiatan Webinar Nasional ini dihadiri 104 orang dari berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

Haeril

TerPopuler