Diduga Mafia BBM Melakukan Pengeroyokan Kepada Wartawan Media Online -->

Diduga Mafia BBM Melakukan Pengeroyokan Kepada Wartawan Media Online

Kamis, 14 Desember 2023, 20:31
Korban Pengeroyokan
TAKALAR, Sulselpos.id- Aksi pengeroyokan terhadap wartawan media online oleh diduga dilakukan pelangsir (pengepul) BBM subsidi jenis solar yang terjadi di SPBU Kalongkong Kec. Galesong Utara Kab. Takalar pada Senin (11/12/2023).

Korban pengeroyokan yang merupakan wartawan dari IntanMedia bernama Ahmad Awaluddin (31) mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya serta kendaraan korban mengalami kerusakan akibat terjatuh.

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galesong Utara dengan bukti surat tanda laporan polisi dengan Nomor: LP/112/XII/2023/SPKT Sek Galut.

Ahmad Awaluddin menceritakan kejadian yang berawal saat ia melakukan investigasi terkait adanya oknum yang mengangkut beberapa jerigen menggunakan mobil saat akan melakukan konfirmasi ke pihak SPBU ia dihadang beberapa orang.

"Para pelaku ini sudah tau kalau saya wartawan tetapi mereka mengatakan biar wartawan ko matiko disini kubunuh sambil teriak dan tendang paha saya bagian kanan," Ungkapnya, Kamis (14/12/23).

Ia juga menjelaskan bahwa ia keluar dari lokasi SPBU tepatnya dekat warung sate namun pelaku kembali menghadangnya.

"Setelah terkenal beberapa pukulan saya segera keluar dari lokasi SPBU tapi setelah berada di pinggir jalan dekat warung sate pelaku datang lagi dan menendang dada saya hingga saya bersamaan dengan motor terjatuh. Mereka juga merampas paksa hp saya sehingga tangan saya bagian kanan sedikit tergores karena bagian kuku pelaku mereka mencoba menghapus rekaman yang saya ambil di lokasi," Jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika pemilik SPBU H. Sibali tidak menolong dirinya saat kejadian mungkin nyawanya tidak tertolong serta berkat H. Sibali hpnya bisa kembali.

"Saya berharap para pelaku bisa segera ditangkap oleh pihak kepolisian karena selain melakukan tindak pidana penganiayaan mereka juga menghalangi tugas pokok jurnalis," Tuturnya.

Sampai berita diturunkan masih sementara menghubungi pihak terkait untuk mengklarifikasi.

Asrul

TerPopuler